Musdesus Pembentukan Kopdes Marah Putih
Pada hari Rabu tanggal 15 Mei 2025, bertempat di Balai Desa Ketapang, telah dilaksanakan Musyawarah Desa Khusus yang diselenggarakan oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Ketapang. Agenda utama musyawarah ini adalah pembentukan Koperasi Desa "Merah Putih", sebagai upaya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
Musyawarah ini dihadiri oleh Camat Susukan, Babinsa, Babinkamtibmas, BPP dan berbagai unsur masyarakat, termasuk Pemerintah Desa, perwakilan kelompok tani, Ketua RT & RW, pelaku UMKM, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta pendamping desa. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menunjukkan antusiasme dan dukungan masyarakat terhadap inisiatif pembentukan koperasi desa.
Dalam sambutannya, Ketua BPD Desa Ketapang menegaskan bahwa pembentukan Koperasi Desa Merah Putih merupakan langkah strategis untuk mengembangkan potensi ekonomi desa secara kolektif, berkelanjutan, dan berbasis gotong royong. Koperasi ini diharapkan menjadi wadah bagi masyarakat untuk mengelola sumber daya secara mandiri, adil, dan transparan.
Musyawarah berlangsung dengan tertib dan demokratis. Peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan pendapat, masukan, serta pertanyaan terkait mekanisme pembentukan, tujuan koperasi, dan sistem keanggotaannya. Setelah melalui proses diskusi yang konstruktif, peserta musyawarah secara mufakat menyepakati pembentukan Koperasi Desa Merah Putih dan menyetujui pembentukan tim kecil untuk menyusun Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), serta menyiapkan proses pendaftaran koperasi secara resmi sesuai dengan regulasi yang berlaku.
Sebagai penutup, Kepala Desa Ketapang menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta musyawarah atas semangat kebersamaan dan partisipasinya dalam membangun desa. Beliau juga menegaskan komitmen pemerintah desa dalam mendukung segala proses yang berkaitan dengan operasional koperasi ke depan.
Musyawarah Desa Khusus ini menjadi tonggak awal terbentuknya Koperasi Desa Merah Putih, yang diharapkan mampu menjadi motor penggerak perekonomian masyarakat Desa Ketapang secara berkelanjutan.