KESENIAN


Desa Ketapang di Kecamatan Susukan bukan hanya kaya akan potensi alam dan pertanian, tetapi juga memiliki kekayaan budaya yang patut dibanggakan, terutama dalam bidang kesenian tradisional. Warisan budaya yang masih lestari menjadi identitas dan daya tarik tersendiri bagi desa ini, sekaligus menjadi bagian penting dalam kehidupan sosial masyarakat.

Salah satu kesenian yang berkembang di Desa Ketapang adalah kesenian tradisional seperti Rebana Pesisiran dan Organ Tunggal. Kesenian ini tidak hanya tampil saat perayaan atau hajatan, tetapi juga menjadi sarana pelestarian nilai-nilai leluhur, edukasi budaya, serta wadah ekspresi bagi generasi muda.

Kelompok seni yang ada di desa ini cukup aktif dan terus melakukan regenerasi. Mereka kerap tampil dalam berbagai acara desa, seperti sedekah bumi, hari kemerdekaan, hingga kegiatan keagamaan. Dukungan dari tokoh masyarakat dan pemerintah desa dalam menyediakan fasilitas latihan serta pembinaan menjadi kunci utama kelangsungan seni tradisi di tengah arus modernisasi.

Selain itu, kreativitas masyarakat muda di Desa Ketapang juga mulai tumbuh dengan menciptakan karya seni kontemporer berbasis budaya lokal, seperti pertunjukan musik akustik berbahasa daerah hingga produksi video kesenian untuk media sosial. Ini menunjukkan bahwa potensi seni di desa ini tidak hanya bertumpu pada tradisi, tetapi juga terbuka terhadap inovasi.

Dengan pengelolaan yang baik, potensi kesenian di Desa Ketapang dapat dikembangkan menjadi destinasi wisata budaya, media edukasi bagi generasi muda, sekaligus sumber ekonomi kreatif berbasis lokal. Kesenian bukan hanya warisan, tetapi juga kekuatan yang menyatukan dan menghidupkan semangat desa.